Besi kanal C—Kali pertama mendengar nama besi ini memang sedikit asing di telinga masing-masing. Hanya beberapa orang saja yang telah banyak menggunakannya. Muncul pertanyaan, kenapa ada sebutan besi kanal C? tidak lain adalah karena bentuknya yang persis menyerupai huruf C. Jenis besi ini memiliki spesifikasi yang detail dengan bahan dasarnya adalah bahan pelat baja dan dengan dilapisi oleh galvalum. Dari segi pembuatannya pun mudah dan cepat, dan banyak kita manfaatkan untuk beberapa kepentingan sebagai berikut ini:

  1. Besi kanal C untuk atap banyak dimanfaatkan untuk pembuatan rangka atap. Rangka atap dengan bahan besi kanal terbilang awet, tidak gampang mengalami karat atau korosi dan tentu saja tahan lama. Biasanya, besi kanal ini digunakan untuk rangka atap rumah, dan sekaligus dimanfaatkan untuk bangunan komersial dan untuk kepentingan konstruksi industri skala kecil, sedang maupun besar. 
  2. Ya, selain dimanfaatkan untuk rangka atap, besi kanal C digunakan pula untuk mendukung konstruksi dudukan penutup atap di kediaman masing-masing. Dalam dunia konstruksi, kita biasa menyebutnya dengan balok purlin. 
  3. Manfaat lain dari besi kanal C adalah dimanfaatkan sebagai rangka pagar atau sebagai pembatas, digunakan sebagai rangka kanopi yang cantik agar rumah terasa teduh dan tampak indah, dan besi kanal C masuk dalam kategori elemen yang penting dalam dunia arsitektur. 
  4. Bahkan, oleh karena banyaknya manfaat yang diberikan dan bagusnya spesifikasi yang dimilikinya, beberapa orang menggunakan atau memanfaatkan besi kanal C ini untuk memaksimalkan performa produk otomotif yang dimilikinya.

Besi kanal C untuk atap adalah salah satu jenis besi yang secara kualitasnya terbilang unggul. Ini dikarenakan elemen penyusunnya yaitu berupa bahan pelat baja yang dilapisi dengan aluminium. Bagi Anda yang saat ini sedang melakukan proses konstruksi bangunan, tidak ada salahnya jika menggunakan besi kanal C untuk atap yang menawarkan berbagai manfaat seperti yang tersebut di atas. Lakukan perawatan intens agar kualitas besi tidak menurun seperti dengan meletakkannya di area yang minim oksigen, dan ber AC.   

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *